Home Blog Gaming Dominasi Game Lama di PS5 dan...
Dominasi Game Lama di PS5 dan Xbox: Top 5 Paling Dimainkan Tak Berubah dari 2024 ke 2025
Gaming

Dominasi Game Lama di PS5 dan Xbox: Top 5 Paling Dimainkan Tak Berubah dari 2024 ke 2025

A

Administrator

Author

10 Jan 2026
33 views
0 komentar
Share:

Di era gaming modern, persaingan untuk merebut posisi puncak daftar game terpopuler semakin ketat. Bayangkan betapa sulitnya sebuah game baru untuk menggeser raksasa-raksasa seperti Fortnite atau Call of Duty dari tahta mereka. Menurut data terbaru dari Circana Player Engagement Tracker dan analis pasar Mat Piscatella, top lima game paling dimainkan di PS5 dan Xbox pada 2025 sama persis dengan tahun 2024. Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan cerminan tren industri game yang semakin didominasi oleh judul-judul live service berkelanjutan.

Bagi gamer Indonesia yang semakin banyak beralih ke konsol seperti PS5 dan Xbox—terutama dengan harga yang mulai terjangkau berkat promo lokal—berita ini menarik untuk diikuti. Apakah artinya kita akan stuck dengan game-game lama? Atau justru peluang bagi developer lokal untuk berinovasi? Mari kita bedah lebih dalam data ini dan implikasinya.

1 Data Terkini dari Circana: Top 5 Tak Tergoyahkan

Circana Player Engagement Tracker, alat pengukur keterlibatan pemain yang kredibel, menunjukkan fakta mengejutkan: kelima game teratas di PS5 dan Xbox pada 2025 identik dengan yang mendominasi 2024. Analis Mat Piscatella menegaskan bahwa dominasi ini kemungkinan besar akan berlanjut dalam waktu dekat. Game-game seperti ini biasanya mencakup judul evergreen seperti Grand Theft Auto V Online, Call of Duty series, Fortnite, EA Sports FC (dulu FIFA), dan Roblox yang terus menarik jutaan pemain berkat update rutin.

Di Indonesia, tren ini terasa relevan karena komunitas konsol gaming kita sedang tumbuh pesat. Menurut data lokal dari Asosiasi Game Indonesia, penjualan PS5 naik 30% tahun lalu, dan banyak pemain memilih game multiplayer yang sudah matang daripada bereksperimen dengan judul baru yang berisiko.

ℹ️

Perlu Diketahui

Circana adalah lembaga riset pasar game terkemuka di AS yang melacak engagement berdasarkan waktu bermain aktual, bukan hanya penjualan. Data mereka mencakup jutaan pemain, memberikan gambaran akurat tentang apa yang benar-benar dimainkan sehari-hari.

2 Mengapa Game Lama Sulit Digeser? Faktor Utama di Balik Dominasi

Ada beberapa alasan kuat kenapa game baru kesulitan naik ke puncak. Pertama, model live service: game seperti Fortnite terus di-update dengan season baru, event kolaborasi (misalnya dengan Marvel atau artis K-pop yang populer di Indonesia), dan konten gratis yang menjaga pemain tetap betah. Kedua, efek network: semakin banyak pemain, semakin seru mode multiplayer, menciptakan lingkaran setan bagi pendatang baru.

Ketiga, biaya pengembangan melonjak. Membuat game AAA kini butuh ratusan juta dolar, sementara publisher lebih aman berinvestasi di IP sukses daripada risiko flop. Di Indonesia, ini berarti kita sering melihat game mobile seperti Mobile Legends mendominasi, tapi di konsol, pola serupa terjadi dengan judul global.

  • 1 Update Rutin: Game top punya tim besar yang rilis konten mingguan, seperti battle pass baru di COD yang bikin pemain grind terus-menerus.
  • 2 Komunitas Kuat: Forum Reddit, Discord, dan turnamen esports menjaga loyalitas, sulit ditembus game baru tanpa marketing masif.
  • 3 Cross-Play dan Ekosistem: Integrasi dengan layanan seperti Xbox Game Pass membuat pemain enggan pindah.

3 Dampak bagi Gamer dan Developer: Peluang di Tengah Tantangan

Bagi gamer, ini berita bagus: game berkualitas tinggi tersedia lama dengan harga murah via diskon atau subscription. Namun, kurangnya variasi bisa bikin bosan. Di Indonesia, di mana akses broadband masih jadi isu di daerah, game offline/single-player seperti God of War jarang masuk top karena kurang replayability.

Developer indie atau studio lokal seperti Digital Happiness (Indonesia) harus pintar: fokus niche market, seperti game horor budaya lokal, atau kolaborasi dengan publisher besar. Tren masa depan? Mat Piscatella prediksi dominasi berlanjut hingga 2026, kecuali ada breakthrough seperti AI-generated content yang murah.

💡

Pro Tip!

Untuk gamer Indonesia, manfaatkan Xbox Game Pass atau PS Plus Extra untuk coba game top tanpa beli. Ikuti komunitas lokal di Facebook Groups seperti 'PS5 Indonesia' untuk tips build tim di game multiplayer—bisa naik rank lebih cepat!

  • Cari Game Niche: Coba judul seperti Helldivers 2 yang naik cepat berkat word-of-mouth, bukannya ikut hype AAA yang penuh cheater.
  • Optimalkan Setup: Pastikan koneksi stabil dengan modem fiber untuk hindari lag di Fortnite—penting banget di server Asia Tenggara.

4 Prospek Masa Depan: Apa yang Bisa Mengubah Papan Atas?

Meski dominan, bukan berarti tak ada harapan. Game seperti Black Myth: Wukong tahun lalu sempat naik tinggi berkat inovasi gameplay. Di 2026, judul seperti GTA VI diprediksi bakal guncang tabel, tapi butuh waktu adaptasi. Bagi Indonesia, peluang ada di esports: turnamen lokal COD bisa dorong engagement lebih tinggi.

Kesimpulannya, era di mana game populer semakin sulit digeser adalah realitas baru industri. Ini mendorong kualitas lebih baik dari yang ada, sambil memberi ruang bagi inovator. Gamer pintar akan memanfaatkan ini untuk pengalaman maksimal, sementara developer harus berpikir out-of-the-box. Tetap pantau update dari Circana untuk tren terkini—siapa tahu besok ada kejutan besar!

A

Administrator

Content Writer

Penulis artikel seputar gaming dan top up. Senang berbagi tips dan trik gaming!

Komentar (0)

Login untuk Berkomentar

Silakan login terlebih dahulu untuk dapat meninggalkan komentar.

Login Sekarang

Belum punya akun? Daftar di sini

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

📰

Saudi Arabia Bidik Moonton Pembuat Mobile Legends Senilai Rp95 Triliun: Apa Dampaknya untuk Gamer Indonesia?

16 Feb 2026 Baca →
Out of the Park Baseball 27 Siap Meluncur Pertengahan Maret: Upgrade Lengkap untuk Simulasi Baseball Terdepan

Out of the Park Baseball 27 Siap Meluncur Pertengahan Maret: Upgrade Lengkap untuk Simulasi Baseball Terdepan

15 Feb 2026 Baca →
Review OPPO Reno15 F 5G: HP Gaming 5G Mid-Range dengan Performa Ngebut untuk MLBB dan PUBG Mobile

Review OPPO Reno15 F 5G: HP Gaming 5G Mid-Range dengan Performa Ngebut untuk MLBB dan PUBG Mobile

14 Feb 2026 Baca →