Home Blog Gaming Kerentanan Google Fast Pair di...
Kerentanan Google Fast Pair di Headphone Sony, Anker, dan Nothing: Ancaman Privasi Gamer Indonesia
Gaming

Kerentanan Google Fast Pair di Headphone Sony, Anker, dan Nothing: Ancaman Privasi Gamer Indonesia

A

Administrator

Author

18 Jan 2026
28 views
0 komentar
Share:

Bayangkan sedang asyik push rank di Mobile Legends atau Free Fire, voice chat seru dengan tim, tapi tiba-tiba ada yang bisa mendengar obrolanmu lewat mic headphone wireless. Bukan mimpi buruk semata, ini kenyataan dari kerentanan keamanan Google Fast Pair yang baru terungkap. Peneliti dari KU Leuven menemukan celah serius di perangkat Bluetooth dari Sony, Anker, Nothing, dan lainnya, seperti dilaporkan Wired. Khusus untuk gamer Indonesia yang doyan pakai headphone wireless untuk sesi marathon PUBG Mobile atau Valorant, ini jadi peringatan penting agar privasi dan keamanan tetap terjaga.

Fitur Google Fast Pair memang memudahkan pairing cepat antar perangkat Android, tapi celah ini memungkinkan penyerang menyamar sebagai aksesori tepercaya. Dampaknya? Bisa akses mikrofon untuk eavesdropping atau bahkan melacak lokasi via jaringan Find Hub (sebelumnya Find My Device). Di tengah maraknya top-up diamond dan skin game, gamer harus waspada karena perangkat ini sering dipakai saat transaksi sensitif.

1 Apa Itu Google Fast Pair dan Kerentanannya?

Google Fast Pair adalah fitur andalan Android yang memungkinkan headphone atau speaker Bluetooth terhubung secara instan tanpa ribet pencarian manual. Cukup buka casing atau tekan tombol, perangkat langsung terdeteksi dan siap pakai. Praktis banget buat gamer yang sering switch antara HP untuk MLBB dan PC untuk Valorant. Namun, peneliti dari KU Leuven menemukan flaw CVE-2024-45729 yang memanfaatkan protokol ini.

Intinya, penyerang bisa memalsukan identitas perangkat Bluetooth tepercaya menggunakan alat murah seperti ESP32 board (harga di Shopee cuma Rp100 ribuan). Mereka menyusup ke proses pairing, dapat akses mic tanpa sepengetahuan pengguna. Bahkan, via Google's Find Hub network – jaringan crowdsourced untuk melacak barang hilang – lokasi headphone bisa dilacak secara real-time. Ini mirip Apple Find My, tapi rentan karena kurangnya verifikasi kuat.

Untuk konteks Indonesia, banyak gamer beli headphone ini via marketplace lokal. Sony WH-1000XM5 atau Anker Soundcore Liberty sering dipromosikan sebagai 'gaming ready' dengan noise cancellation top, tapi celah ini bikin semuanya rawan, terutama saat voice chat di ranked match.

ā„¹ļø

Perlu Diketahui

Kerentanan ini memengaruhi perangkat dengan Bluetooth LE Audio dan Fast Pair versi 1.1 ke atas. Google sudah sadar dan push update, tapi produsen headphone harus ikut patch firmware.

2 Daftar Headphone Gaming yang Terancam dan Dampaknya

Beberapa merek headphone terpopuler di Indonesia terdampak, termasuk Sony WH-1000XM4/XM5, Anker Soundcore Life P3, Nothing Ear (2), dan Jabra Elite series. Wired melaporkan bahwa flaw ini ada di puluhan model dari 10+ produsen. Gamer FF Max atau COD Mobile yang pakai ini untuk squad play harus hati-hati, karena mic bisa 'diretas' saat idle atau bahkan saat dipakai.

Dampak utama: Eavesdropping pada percakapan sensitif, seperti koordinasi strategi game atau diskusi top-up UC di PUBG. Lebih parah, tracking lokasi via Find Hub bisa ungkap posisi rumah gamer saat turnamen online. Di Indonesia, dengan jutaan pemain aktif, ini risiko besar untuk privasi data pribadi.

  • 1 Sony WH-1000XM Series: Headphone ANC premium favorit streamer Indonesia, rentan mic access saat Fast Pair aktif.
  • 2 Anker Soundcore Liberty: TWS murah meriah untuk mobile gaming, tracking lokasi mudah via Find Hub.
  • 3 Nothing Ear & Jabra: Model mid-range populer di Tokopedia, flaw sama memungkinkan serangan man-in-the-middle.

3 Cara Mengatasi dan Tips Keamanan untuk Gamer

Solusi pertama: Update firmware headphone via app resmi (Sony Headphones Connect, Soundcore app). Google juga rilis patch untuk Android 14+. Nonaktifkan Fast Pair di pengaturan Bluetooth jika tak perlu. Untuk gamer, ini krusial saat event besar seperti MPL atau PMGC qualifiers.

Gunakan mode pairing manual dengan PIN untuk verifikasi ekstra. Hindari lingkungan publik seperti warnet yang rawan Bluetooth sniffing. Insight tambahan: Di Indonesia, banyak kasus phishing top-up game, gabungkan dengan flaw ini bisa fatal.

šŸ’”

Pro Tip!

Matikan mic headphone saat tak dipakai via app. Pakai VPN saat voice chat di game seperti Valorant untuk enkripsi tambahan. Cek update rutin di situs resmi Sony/Anker, dan reset pairing jika curiga diretas.

  • ⭐ Update Segera: Prioritaskan firmware baru; Sony sudah rilis patch untuk XM5.
  • ⭐ Pairing Manual: Paksa PIN 6-digit untuk blokir serangan otomatis.
  • ⭐ Nonaktifkan Find Hub: Matikan fitur tracking di pengaturan Google untuk kurangi risiko lokasi bocor.

4 Mengapa Gamer Indonesia Harus Waspada Ekstra?

Di tanah air, pasar headphone wireless meledak sejak pandemi, dengan penjualan Sony dan Anker naik 200% di e-commerce. Gamer mobile seperti pemain FF Max sering pakai TWS untuk mobilitas tinggi, tapi infrastruktur Bluetooth publik di mall atau cafe jadi ladang empuk hacker. Belum lagi, kasus cybercrime game seperti hack akun Moonton makin marak.

Produsen sudah respons: Sony konfirmasi patch, Anker janji update minggu depan. Google tingkatkan protokol Fast Pair 2.0 dengan enkripsi lebih kuat. Tapi, sambil nunggu, terapkan tips di atas untuk aman main.

Kesimpulannya, kerentanan Google Fast Pair ini reminder bahwa kemudahan teknologi datang dengan harga keamanan. Gamer Indonesia, dari casual player ML hingga pro Valorant, wajib proaktif update perangkat dan terapkan praktik aman. Jaga privasi agar tetap fokus grind rank tanpa khawatir diretas – main game jadi lebih tenang dan enjoy!

A

Administrator

Content Writer

Penulis artikel seputar gaming dan top up. Senang berbagi tips dan trik gaming!

Komentar (0)

Login untuk Berkomentar

Silakan login terlebih dahulu untuk dapat meninggalkan komentar.

Login Sekarang

Belum punya akun? Daftar di sini

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Departemen Kesehatan AS Pakai AI Palantir untuk Saring Hibah Terkait DEI dan Gender Ideology Sejak Maret 2025

Departemen Kesehatan AS Pakai AI Palantir untuk Saring Hibah Terkait DEI dan Gender Ideology Sejak Maret 2025

04 Feb 2026 Baca →
Update Notepad++ Diretas Selama 7 Bulan: Ancaman Spionase China yang Mengancam Pengembang Game Indonesia

Update Notepad++ Diretas Selama 7 Bulan: Ancaman Spionase China yang Mengancam Pengembang Game Indonesia

04 Feb 2026 Baca →
Sony WH-1000XM5 Harga Termurah Sepanjang Masa: Pilihan Cerdas untuk Audio Gaming Imersif

Sony WH-1000XM5 Harga Termurah Sepanjang Masa: Pilihan Cerdas untuk Audio Gaming Imersif

04 Feb 2026 Baca →