Lenovo kembali menggebrak dunia teknologi dengan konsep laptop gaming paling inovatif di CES 2026. Legion Pro Rollable hadir sebagai jawaban atas kebutuhan gamer yang menginginkan layar lebih besar tanpa mengorbankan portabilitas. Berbeda dari laptop gaming konvensional, perangkat ini memanfaatkan layar OLED fleksibel yang bisa meluas secara horizontal dari 16 inci menjadi 24 inci, memberikan pengalaman visual super imersif untuk game AAA seperti Cyberpunk 2077 atau Valorant di resolusi tinggi.
Bagi gamer Indonesia yang sering beralih antara sesi Mobile Legends di ponsel dan grinding di PC, konsep ini seperti mimpi menjadi nyata. Lenovo tidak hanya fokus pada performa, tapi juga inovasi display yang bisa mengubah cara kita bermain game. Mari kita bahas lebih dalam fitur unggulan, kelebihan, dan potensinya untuk pasar lokal.
1 Apa Itu Legion Pro Rollable dan Teknologi Rollable Display?
Legion Pro Rollable adalah konsep laptop gaming terbaru dari Lenovo yang direncanakan debut di CES 2026, pameran teknologi terbesar di dunia yang diadakan setiap Januari di Las Vegas. CES sendiri sering jadi ajang Lenovo pamerkan ide-ide gila, seperti Yoga Book dengan layar ganda di masa lalu. Kali ini, fokusnya pada layar OLED fleksibel yang bergulung horizontal, berbeda dengan ThinkBook Plus Gen 6 yang menggulung vertikal.
Teknologi rollable display ini memungkinkan layar melebar dari 16 inci (mode portabel) hingga 24 inci (mode desktop-like) hanya dengan satu tombol. Bayangkan membawa laptop ringkas seukuran 14 inci tapi bisa ekspansi layar untuk multitasking: main game di satu sisi, chat Discord di sisi lain. Ini pakai panel OLED dari mitra seperti LG, yang sudah matang di TV rollable mereka.
Perlu Diketahui
CES 2026 adalah event tahunan di mana banyak konsep prototipe seperti ini diumumkan. Namun, tidak semua langsung produksi massal—Lenovo biasanya butuh 1-2 tahun untuk komersialisasi, mirip ThinkPad X1 Fold yang rilis 2022 setelah konsep 2020.
2 Fitur Utama dan Spesifikasi yang Siap Tempur untuk Gaming
Selain layar rollable, Legion Pro Rollable dilengkapi spek gaming kelas atas khas seri Legion. Meski masih konsep, bocoran menjanjikan prosesor Intel Core Ultra atau AMD Ryzen AI terbaru, GPU NVIDIA RTX 50-series, RAM hingga 64GB DDR5, dan storage NVMe 2TB. Cooling system Coldfront Hyper dengan vapor chamber kemungkinan hadir untuk jaga suhu stabil saat marathon PUBG atau Genshin Impact.
Layar OLED-nya support refresh rate 240Hz, HDR1000, dan resolusi 4K saat melebar, ideal untuk game kompetitif. Portabilitas tetap terjaga dengan bobot di bawah 2kg saat tergulung, baterai 99Wh untuk 8 jam non-gaming, dan keyboard mechanical RGB per-key.
- 1 Layar OLED Fleksibel: 16-24 inci horizontal, kontras infinite, warna akurat 100% DCI-P3—sempurna untuk visual game seperti Elden Ring.
- 2 Performa Gaming: RTX 5090 potensial, ray tracing real-time, DLSS 4 untuk FPS tinggi di 4K.
- 3 Konektivitas: Thunderbolt 5, WiFi 7, multiple USB4—cocok top-up diamond FF sambil streaming Twitch.
3 Keunggulan untuk Gamer Indonesia dan Perbandingan dengan Kompetitor
Di Indonesia, di mana laptop gaming seperti ASUS ROG Strix atau Acer Predator Nitro mendominasi dengan harga Rp20-40 jutaan, Legion Pro Rollable bisa jadi game-changer. Layar melebar bikin immersion lebih dalam untuk MOBA seperti Dota 2 atau battle royale Free Fire Max, plus multitasking untuk content creator yang edit video sambil grind ranked.
Dibanding Samsung Galaxy Book4 Edge dengan layar biasa atau MSI Stealth foldable, Lenovo unggul di orientasi horizontal yang lebih cocok gaming landscape. Kekurangannya? Harga estimasi Rp50 jutaan saat rilis 2027, tapi worth it untuk pro gamer.
Pro Tip!
Untuk gamer Indonesia, prioritaskan laptop dengan layar expandable seperti ini jika budget di atas Rp30 juta. Gunakan mode 24 inci untuk split-screen: game utama + overlay stats Valorant. Selalu update BIOS Lenovo Vantage untuk optimasi performa dan hemat baterai hingga 20%.
- ⭐ Imersi Maksimal: Layar besar tanpa bezel tebal, kurangi motion sickness di game fast-paced.
- ⭐ Portabilitas Tinggi: Mudah dibawa ke warnet atau LAN party, tak perlu monitor eksternal.
- ⭐ Multitasking Pro: Streaming + grinding + chat sekaligus, hemat waktu untuk player kompetitif.
4 Prospek Masa Depan dan Tantangan yang Dihadapi
Lenovo sudah punya pengalaman dengan rollable sejak ThinkBook, tapi tantangannya adalah daya tahan gulungan layar setelah ribuan kali expand-collapse. Mereka klaim tahan 100.000 siklus, setara 10 tahun pemakaian harian. Rilis komersial kemungkinan 2027, bersaing dengan Apple Vision Pro di segmen hybrid display.
Bagi pasar Indonesia, ini berarti opsi baru di e-commerce seperti Tokopedia atau Shopee via official store Lenovo. Pantau update CES 2026 untuk spek final—bisa jadi standar baru laptop gaming 2-in-1.
Secara keseluruhan, Lenovo Legion Pro Rollable bukan sekadar gimmick, melainkan visi masa depan gaming portabel yang adaptif. Dengan inovasi ini, gamer Indonesia bisa nikmati pengalaman desktop di genggaman tangan, siap dominasi turnamen lokal maupun internasional. Tetap tunggu konfirmasi produksi, tapi jelas Lenovo lagi satu langkah di depan kompetitor.