Home Blog Gaming OnePlus 'Raksasa Baterai': Boc...
OnePlus 'Raksasa Baterai': Bocoran HP dengan Kapasitas 9.000 mAh, Siap Jadi Raja Endurance di Dunia Gaming?
Gaming

OnePlus 'Raksasa Baterai': Bocoran HP dengan Kapasitas 9.000 mAh, Siap Jadi Raja Endurance di Dunia Gaming?

A

Administrator

Author

25 Dec 2025
34 views
0 komentar
Share:

Di tengah gempuran smartphone flagship yang fokus pada kamera dan kecepatan refresh rate, muncul kabar mengejutkan yang berpotensi mengubah paradigma kebutuhan pengguna, terutama para gamer sejati. Berbagai rumor terbaru mengindikasikan bahwa OnePlus, pabrikan yang dikenal dengan inovasi cepat dan performa tinggi, tengah menyiapkan sebuah monster baru. Bukan sekadar peningkatan biasa, perangkat ini dikabarkan membawa baterai dengan kapasitas yang benar-benar gila: 9.000 mAh! Angka ini tentu saja jauh melampaui kompetitor utama seperti Samsung Galaxy S25 yang rata-rata berada di kisaran 4.500 hingga 5.000 mAh. Mari kita bedah lebih dalam apa arti dari perangkat 'Volkswagen' ini bagi ekosistem mobile saat ini.

Kebutuhan daya tahan baterai selalu menjadi isu krusial, khususnya bagi komunitas gamer mobile di Indonesia yang seringkali menghabiskan waktu berjam-jam untuk menaklukkan rank atau menyelesaikan misi dalam game berat seperti PUBG Mobile, Genshin Impact, atau Mobile Legends. Jika rumor ini benar, OnePlus sedang mengincar segmen pasar yang haus akan daya tahan tanpa kompromi.

1 Detail Mengejutkan: Baterai 9.000 mAh dan Nama Kode 'Volkswagen'

Informasi mengenai perangkat misterius ini berasal dari sumber bocoran terpercaya yang menyebutkan nama kode internalnya adalah 'Volkswagen'. Meskipun namanya mungkin terdengar biasa, spesifikasi yang dibawanya sangat luar biasa. Kapasitas baterai 9.000 mAh adalah sebuah lompatan kuantum dibandingkan standar flagship modern yang umumnya berkisar antara 4.500 mAh hingga 5.500 mAh. Untuk memberikan konteks, kapasitas ini bahkan lebih besar dari gabungan dua baterai Samsung Galaxy S25 standar!

Namun, kapasitas sebesar ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana OnePlus berhasil mengemas baterai sebesar itu ke dalam bodi yang masih dianggap 'ponsel' dan tidak menjadi seberat batu bata? Biasanya, baterai sebesar ini hanya ditemukan pada perangkat 'rugged' atau ponsel khusus yang mengorbankan desain tipis demi daya tahan ekstrem. Jika OnePlus berhasil menjaga desain tetap relatif ramping, ini akan menjadi sebuah pencapaian rekayasa yang patut diacungi jempol. Kapasitas ini menjanjikan waktu bermain game maraton tanpa perlu mencari colokan listrik.

ā„¹ļø

Perlu Diketahui

Meskipun kapasitas 9.000 mAh terdengar fantastis, perlu diingat bahwa durasi penggunaan aktual sangat bergantung pada efisiensi chipset, resolusi layar, dan optimasi perangkat lunak. Baterai besar belum tentu berarti performa gaming yang jauh lebih baik jika software-nya boros daya.

2 Jantung Pacu: Potensi Snapdragon 8s Gen 4

Daya tahan baterai yang fantastis akan sia-sia jika performa yang ditawarkan tidak mampu mengimbangi. Beruntungnya, rumor menyebutkan bahwa OnePlus 'Volkswagen' ini akan ditenagai oleh chipset terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8s Gen 4. Chipset ini merupakan varian yang lebih terjangkau namun tetap membawa arsitektur performa tinggi dari seri flagship utama.

Snapdragon 8s Gen 4 dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa kelas atas dan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Bagi gamer, ini berarti kemampuan menjalankan game berat dengan frame rate tinggi, namun dengan konsumsi daya yang lebih terkontrol. Kombinasi antara efisiensi chipset baru dan kapasitas baterai raksasa 9.000 mAh bisa menghasilkan durasi bermain game yang memecahkan rekor, mungkin mampu bertahan seharian penuh tanpa perlu mengisi daya ulang, bahkan saat bermain game intensif.

  • 1 Performa Tinggi: Snapdragon 8s Gen 4 menjanjikan peningkatan signifikan dalam kemampuan AI dan grafis, penting untuk game-game AAA mobile terbaru.
  • 2 Efisiensi Daya: Proses manufaktur yang lebih modern pada 8s Gen 4 membantu mengurangi panas berlebih (throttling) dan menghemat energi saat beban berat.
  • 3 Keseimbangan Harga: Chipset ini seringkali diposisikan untuk 'flagship killer', yang berarti pengguna bisa mendapatkan performa mendekati premium tanpa harus membayar harga penuh dari seri Ultra.

3 Tantangan Terbesar: Pengisian Daya dan Berat Perangkat

Meskipun prospek daya tahan baterai yang luar biasa ini sangat menggoda, ada dua tantangan teknis yang harus diatasi oleh OnePlus. Tantangan pertama adalah kecepatan pengisian daya. Mengisi ulang baterai 9.000 mAh dengan teknologi pengisian standar (misalnya 67W) akan memakan waktu sangat lama. Para gamer yang terbiasa dengan pengisian super cepat (100W ke atas) mungkin akan merasa frustrasi menunggu berjam-jam hingga baterai penuh.

Oleh karena itu, sangat krusial bagi OnePlus untuk menyertakan teknologi pengisian daya yang sangat cepat, mungkin mencapai 120W atau bahkan lebih tinggi, untuk menyeimbangkan kapasitas baterai yang masif tersebut. Jika mereka berhasil, mengisi daya dari 0% ke 100% mungkin hanya memakan waktu sekitar 30-40 menit, yang merupakan pencapaian luar biasa untuk baterai sebesar ini.

šŸ’”

Pro Tip!

Saat memilih HP gaming berkapasitas baterai besar, selalu perhatikan kecepatan pengisian dayanya (dalam Watt). Baterai 9.000 mAh dengan pengisian 30W akan jauh lebih merepotkan daripada baterai 5.000 mAh dengan pengisian 150W. Cari kombinasi optimal antara kapasitas dan kecepatan isi ulang.

Tantangan kedua adalah bobot. Baterai lithium-ion berkapasitas besar tentu menambah bobot keseluruhan perangkat. OnePlus harus bekerja keras dalam pemilihan material bodi agar ponsel ini tetap nyaman digenggam dalam sesi gaming yang panjang. Jika ponsel ini terlalu berat, daya tahan baterai yang superior mungkin tidak cukup untuk menarik gamer yang mengutamakan ergonomi.

4 Implikasi di Pasar Indonesia: Mengubah Permainan Endurance

Di Indonesia, di mana akses internet yang stabil dan sumber listrik yang memadai terkadang menjadi tantangan di luar kota besar, ponsel dengan baterai superior seperti yang ditawarkan OnePlus 'Volkswagen' ini memiliki daya tarik yang sangat kuat. Ini bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga tentang keandalan.

Jika OnePlus berhasil memposisikan perangkat ini sebagai 'Ultra Endurance Flagship' dengan dukungan chipset gaming yang mumpuni, mereka berpotensi merebut pangsa pasar dari ponsel gaming murni yang seringkali memiliki desain terlalu mencolok atau harga premium. Perangkat ini bisa menjadi pilihan ideal bagi para content creator yang melakukan live streaming berjam-jam atau gamer kompetitif yang tidak ingin momen krusial mereka terpotong karena notifikasi 'Baterai Lemah'.

  • ⭐ Untuk Streamer: Durasi streaming tanpa perlu power bank tambahan menjadi nilai jual utama.
  • ⭐ Untuk Pelancong/Pekerja Lapangan: Daya tahan ekstrem sangat berguna saat berada di luar jangkauan listrik dalam waktu lama.
  • ⭐ Gaming Maraton: Potensi bermain game nonstop lebih dari 8 jam tanpa jeda pengisian daya.

Kesimpulannya, rumor mengenai OnePlus dengan baterai 9.000 mAh yang didukung Snapdragon 8s Gen 4 ini adalah langkah berani yang menunjukkan bahwa OnePlus serius ingin mendefinisikan ulang standar daya tahan baterai di segmen premium. Meskipun tantangan dalam hal pengisian daya cepat dan manajemen bobot pasti ada, jika mereka berhasil mengeksekusinya dengan baik, perangkat berkode 'Volkswagen' ini bisa menjadi rajanya endurance dan sangat dicari oleh komunitas gaming mobile yang menginginkan performa tanpa henti.

A

Administrator

Content Writer

Penulis artikel seputar gaming dan top up. Senang berbagi tips dan trik gaming!

Komentar (0)

Login untuk Berkomentar

Silakan login terlebih dahulu untuk dapat meninggalkan komentar.

Login Sekarang

Belum punya akun? Daftar di sini

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Kabar Gembira Pelanggan Verizon: Diskon Besar YouTube TV, Simak Cara Dapat Harga Rp999 Ribu Setahun!

Kabar Gembira Pelanggan Verizon: Diskon Besar YouTube TV, Simak Cara Dapat Harga Rp999 Ribu Setahun!

01 Jan 2026 Baca →
Masa Depan Apple Pencil di iPhone Lipat 2026: Apakah Dukungan Stylus Akan Jadi Kenyataan?

Masa Depan Apple Pencil di iPhone Lipat 2026: Apakah Dukungan Stylus Akan Jadi Kenyataan?

01 Jan 2026 Baca →
šŸ“°

Melampaui Kim Wexler: Menyelami Peran Genre Rhea Seehorn di Dunia 'Magic: The Gathering'!

01 Jan 2026 Baca →