Home Blog Gaming Rubato Demo: Petualangan Colle...
Rubato Demo: Petualangan Collect-a-Thon Fisika 2D Eksperimental yang Penuh Kejutan Gila
Gaming

Rubato Demo: Petualangan Collect-a-Thon Fisika 2D Eksperimental yang Penuh Kejutan Gila

A

Administrator

Author

22 Jan 2026
26 views
0 komentar
Share:

Bayangkan jika genre collect-a-thon klasik seperti Banjo-Kazooie atau Super Mario 64 diremas ulang dengan fisika 2D yang kacau balau, ditambah elemen absurd seperti bumi meledak dan karakter utama jatuh ke toilet. Itulah Rubato, demo game eksperimental dari developer indie dconn yang langsung mencuri perhatian sejak trailer pertamanya dirilis. Untuk gamer Indonesia yang biasa dengan game mobile cepat seperti Mobile Legends atau Free Fire, Rubato menawarkan sensasi segar: eksplorasi dunia terbuka penuh rahasia dengan mekanik fisika yang bikin setiap lompatan terasa unpredictable dan hilarious.

Demo ini sedang ramai dibicarakan di Steam Next Fest, platform di mana developer indie memamerkan karya mereka sebelum rilis penuh. Bukan sekadar kumpulin bintang atau koin biasa, Rubato memadukan elemen horor ringan seperti screaming skulls, balapan first-person ala Mode 7 dari era SNES, hingga referensi Minecraft yang tersembunyi. Siapkah kamu terjun ke dunia ini?

1 Apa Itu Rubato? Pengenalan Game Eksperimental dari dconn

Rubato didefinisikan oleh developernya, dconn, sebagai "an experimental, 2D physics-based take on the collect-a-thon genre". Artinya, ini adalah reinterpretasi genre collect-a-thon—di mana pemain mengumpulkan item tersembunyi di dunia semi-terbuka—dengan sentuhan fisika 2D yang realistis tapi absurd. Bayangkan karaktermu berguling, memantul, dan terlempar karena gravitasi dan momentum yang tak terduga, mirip game seperti Human: Fall Flat tapi dalam format 2D side-scrolling.

Developer dconn, seorang indie solo dev, berhasil menyajikan trailer yang penuh kejutan: mulai dari dunia yang hancur lebur hingga momen komikal jatuh ke toilet. Ini bukan game horor murni, tapi campuran petualangan, puzzle, dan humor gelap yang membuatnya standout di tengah banjir game indie. Untuk konteks Indonesia, bayangkan jika game seperti Spelunky dicampur dengan elemen destruktif ala Teletubbies yang meledak—seru dan tak terlupakan!

ℹ️

Perlu Diketahui

Rubato demo gratis tersedia di Steam Next Fest. Pastikan PC kamu punya spek minimal: Windows 10, prosesor Intel Core i3, RAM 4GB, dan integrated graphics. Ukuran download hanya sekitar 100MB, cocok untuk koneksi internet standar di Indonesia.

2 Fitur Gameplay Unik yang Bikin Ketagihan

Yang membuat Rubato beda adalah integrasi fisika 2D yang mendalam. Setiap objek punya massa, kecepatan, dan interaksi realistis, jadi kamu bisa memanfaatkan pantulan dinding untuk lompat jauh atau lempar musuh ke jurang. Ada juga segmen Mode 7—teknik grafis klasik dari Super Nintendo yang membuat view zoom out dan rotate seperti balapan F-Zero—untuk bagian first-person driving yang super cepat dan penuh risiko.

Referensi Minecraft muncul secara fleeting, seperti blok-blok destruktif atau crafting sederhana, tapi semuanya diadaptasi ke fisika 2D. Screaming skulls? Itu musuh yang berteriak sambil mengejar, menambah elemen chase yang tegang tapi lucu. Demo ini singkat tapi padat, dengan puluhan collectible yang mendorong eksplorasi ulang level.

  • Fisika Realistis: Gunakan momentum untuk traverse level sulit, seperti berguling di lereng curam atau memantul antar platform.
  • Mode 7 Driving: Balapan first-person dengan kontrol presisi, hindari rintangan sambil kumpulin item bergerak.
  • Screaming Skulls & References: Lawan musuh unik dan temukan easter egg Minecraft untuk bonus poin.

3 Momen Ikonik yang Langsung Bikin Suka: Ledakan Bumi dan Jatuh ke Toilet

Judul trailer sudah spoil: 'I knew I'd enjoy Rubato's demo from the moment the Earth blew up and I fell in the toilet'. Momen pembuka ini langsung hook pemain—bumi meledak dalam ledakan spektakuler, karakter terlempar ke toilet, dan petualangan dimulai dari situ. Ini genius way untuk introduce chaos fisika game ini.

Di demo, kamu akan alami sequence serupa: dunia runtuh, kamu jatuh ke lingkungan absurd, lalu kumpulin shards atau collectible untuk rebuild atau unlock area baru. Humornya datang dari kegagalan fisika, seperti terjebak di sudut atau terpental keluar layar—mirip rage moment di game platformer tapi addictive.

💡

Pro Tip!

Di segmen fisika intens, tekan tombol dash berulang untuk chain bounce. Eksperimen dengan angle lompatan untuk akses secret area—seringkali collectible tersembunyi di spot yang butuh trial-error. Pause dan restart cepat jika gagal, biar nggak frustasi!

4 Mengapa Rubato Cocok untuk Gamer Indonesia?

Di tengah dominasi game battle royale dan MOBA di Indonesia, Rubato tawarkan jeda menyegarkan dengan single-player eksplorasi. Spek rendahnya cocok untuk laptop gaming entry-level populer seperti Acer Aspire atau Lenovo IdeaPad yang banyak dipakai mahasiswa. Plus, durasi demo 30-60 menit sempurna untuk sesi santai setelah work from home.

  • 1 Akses Mudah: Download via Steam, kompatibel dengan Steam Deck untuk main mobile.
  • 2 Komunitas Berkembang: Ikuti dconn di Twitter atau Discord untuk update dan feedback.
  • 3 Potensi Rilis Penuh: Wishlist sekarang untuk dukung indie dev, target rilis 2024-2025.

Rubato demo bukan hanya preview game, tapi pengalaman lengkap yang tunjukkan potensi genre collect-a-thon di era modern. Dengan fisika inovatif, humor absurd, dan replayability tinggi, ini jadi rekomendasi wajib bagi penggemar indie game. Coba sekarang, dan siapa tahu, kamu juga jatuh cinta dari detik bumi meledak pertama kali. Petualangan seperti ini jarang ditemui, dan dconn layak diapresiasi atas kreativitasnya yang out-of-the-box.

A

Administrator

Content Writer

Penulis artikel seputar gaming dan top up. Senang berbagi tips dan trik gaming!

Komentar (0)

Login untuk Berkomentar

Silakan login terlebih dahulu untuk dapat meninggalkan komentar.

Login Sekarang

Belum punya akun? Daftar di sini

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

📰

Saudi Arabia Bidik Moonton Pembuat Mobile Legends Senilai Rp95 Triliun: Apa Dampaknya untuk Gamer Indonesia?

16 Feb 2026 Baca →
Out of the Park Baseball 27 Siap Meluncur Pertengahan Maret: Upgrade Lengkap untuk Simulasi Baseball Terdepan

Out of the Park Baseball 27 Siap Meluncur Pertengahan Maret: Upgrade Lengkap untuk Simulasi Baseball Terdepan

15 Feb 2026 Baca →
Review OPPO Reno15 F 5G: HP Gaming 5G Mid-Range dengan Performa Ngebut untuk MLBB dan PUBG Mobile

Review OPPO Reno15 F 5G: HP Gaming 5G Mid-Range dengan Performa Ngebut untuk MLBB dan PUBG Mobile

14 Feb 2026 Baca →