Gamer Indonesia pasti excited dengan kabar terbaru dari Xbox Game Studios. Towerborne, game action RPG bergaya side-scrolling yang sedang dalam tahap early access, resmi mengumumkan perubahan besar dalam model rilisnya. Awalnya direncanakan sebagai game free-to-play dengan koneksi online selalu aktif, kini Towerborne akan meluncur sebagai game berbayar sekali beli yang bisa dimainkan sepenuhnya offline pada 26 Februari mendatang. Perubahan ini menuai beragam reaksi, tapi bisa jadi kabar baik bagi yang mencari pengalaman single-player murni tanpa gangguan internet.
Bagi pembaca di Indonesia yang mungkin belum familiar, Towerborne dikembangkan oleh Stoic Studio, tim di balik seri sukses The Banner Saga. Game ini menawarkan petualangan epik di dunia pasca-apokaliptik dengan elemen RPG mendalam, pertarungan dinamis, dan eksplorasi yang memikat. Dengan perubahan ini, Xbox tampaknya ingin fokus pada kualitas konten daripada monetisasi berkelanjutan, mirip tren di industri game saat ini.
1 Latar Belakang Towerborne dan Early Access
Towerborne pertama kali diperkenalkan sebagai proyek ambisius dari Stoic Studio, publisher Xbox Game Studios. Sejak early access diluncurkan, game ini telah menarik perhatian ribuan pemain dengan gameplay side-scrolling yang halus, desain karakter memukau, dan cerita mendalam tentang kelangsungan hidup di dunia yang hancur. Di Indonesia, game ini bisa diakses melalui Xbox Series X/S atau PC via Xbox app, meski early access terbatas untuk tester terpilih.
Selama early access, pengembang mengumpulkan feedback berharga dari komunitas. Ini termasuk isu performa online, balancing multiplayer, dan preferensi pemain terhadap mode offline. Banyak gamer global, termasuk di forum Reddit dan Discord Indonesia, menyukai elemen co-op, tapi juga mengeluhkan ketergantungan koneksi internet yang sering bermasalah di wilayah kita.
Perlu Diketahui
Towerborne saat ini masih dalam early access di PC dan Xbox. Pemain early access akan mendapat akses prioritas ke versi final tanpa biaya tambahan, termasuk save data yang terbawa.
2 Perubahan Model Bisnis: Dari F2P Online ke Premium Offline
Awalnya, Towerborne diumumkan sebagai free-to-play dengan fitur always-on online, mirip game seperti Destiny atau Warframe yang bergantung pada server. Namun, setelah evaluasi mendalam, tim memutuskan beralih ke model buy-to-play yang bisa dimainkan offline sepenuhnya. Rilis resmi dijadwalkan 26 Februari, dengan harga kemungkinan standar game AAA premium (sekitar Rp500.000 - Rp800.000 di Indonesia via Xbox Store).
Alasan utama perubahan ini? Feedback early access menunjukkan bahwa mode online membatasi kreativitas desain, sementara pemain lebih menyukai fleksibilitas offline. Di Indonesia, di mana koneksi internet sering tidak stabil, model offline ini jadi solusi ideal. Tak ada microtransaction atau battle pass, fokus murni pada konten single-player dan co-op lokal.
- 1 Keuntungan Offline: Main kapan saja tanpa lag atau server down, cocok untuk gamer mobile di Indonesia yang sering bepergian.
- 2 Harga Sekali Beli: Nilai jangka panjang lebih baik daripada F2P dengan iklan atau paywall tersembunyi.
- 3 Update Gratis: Post-launch, konten baru seperti DLC cerita akan ditambahkan tanpa biaya ekstra awal.
3 Fitur Baru dan Persiapan untuk Rilis Resmi
Versi final Towerborne akan hadir dengan peningkatan signifikan: grafis lebih tajam, mekanik pertarungan yang lebih responsif, dan cerita yang diperluas dengan ending multiple. Mode co-op lokal hingga 4 pemain juga dipertahankan, tanpa perlu internet. Untuk gamer Indonesia, ini berarti bisa main bareng teman via split-screen di satu konsol Xbox.
Xbox kemungkinan menyertakan game ini di Game Pass Ultimate, yang populer di kalangan kita berkat harga terjangkau via top-up lokal. Spesifikasi minimum PC: Windows 10, Intel i5 gen 8, 8GB RAM, GTX 1060 ā cukup ringan untuk laptop gaming entry-level.
Pro Tip!
Ikuti early access sekarang jika punya akses beta via Xbox Insider. Build karakter tanky dengan skill shield untuk early game, dan pantau Steam/Xbox Store untuk pre-order diskon hingga 20%. Siapkan storage 20GB untuk installasi smooth.
- ā Tips Build Karakter: Prioritaskan agility untuk dodge di side-scrolling combat, terutama boss fight yang intens.
- ā Optimasi PC Indonesia: Gunakan SSD untuk loading cepat, dan tweak graphics ke medium jika pakai GPU lama seperti GTX 1650.
4 Dampak bagi Komunitas Gamer Global dan Indonesia
Perubahan ini mencerminkan tren industri di mana developer seperti Xbox lebih memilih model premium untuk game berkualitas tinggi, menghindari jebakan F2P yang sering pay-to-win. Di Indonesia, ini bagus karena mengurangi pengeluaran bulanan dan cocok dengan gaya main santai kita. Komunitas lokal di Facebook Group Xbox Indonesia sudah ramai diskusi, prediksi rating 8.5/10 di Metacritic.
Namun, ada kekurangan: hilangnya elemen kompetitif online. Tapi dengan update mendatang, Stoic berjanji mod support dan konten komunitas untuk memperkaya pengalaman.
Secara keseluruhan, keputusan Xbox untuk Towerborne menunjukkan komitmen pada pengalaman pemain terbaik. Bagi gamer Indonesia, ini peluang emas menikmati action RPG premium tanpa khawatir koneksi. Pantau update resmi untuk pre-order, dan siapkan diri menyambut 26 Februari ā petualangan epik di dunia Towerborne menanti!