Tahun demi tahun, dunia gaming merayakan pencapaian epik melalui Video Game Hall of Fame yang dikelola oleh The Strong National Museum of Play di Rochester, New York. Pada 2026, empat judul ikonik resmi diumumkan sebagai anggota baru: Dragon Quest, GoldenEye 007, Super Mario Kart, dan The Legend of Zelda: Ocarina of Time. Penghargaan ini bukan sekadar trofi, melainkan pengakuan atas dampak mendalam game-game tersebut terhadap industri hiburan interaktif global, termasuk di Indonesia di mana seri-seri ini telah membentuk generasi gamer.
Bagi gamer Indonesia yang tumbuh dengan konsol seperti Nintendo 64 atau SNES, momen ini membangkitkan nostalgia. Game-game ini tidak hanya pionir genre, tapi juga memengaruhi judul modern seperti Mobile Legends atau Genshin Impact. Mari kita ulas lebih dalam mengapa keempatnya layak masuk hall of fame ini.
1 Apa Itu Video Game Hall of Fame dan Proses Pemilihannya?
The Strong National Museum of Play bukan museum biasa; ini adalah pusat pelestarian sejarah mainan dan game di Amerika Serikat. Didirikan pada 2006, Video Game Hall of Fame-nya mulai mengumumkan inductees tahunan sejak 2015. Kriteria ketat meliputi popularitas global, ikonikitas jangka panjang, serta inovasi yang mengubah industri. Nominasi dibuka publik, lalu juri pakar seperti desainer game dan sejarawan memilih pemenang.
Untuk 2026, ribuan nominasi dikurasi menjadi empat pemenang. Bagi pembaca Indonesia, ini mirip penghargaan seperti Esports Awards, tapi fokus pada warisan budaya. Museum ini juga punya koleksi fisik seperti konsol asli, yang bisa dikunjungi virtual via situs resminya.
Perlu Diketahui
Hingga 2026, hall of fame sudah punya 50+ game, termasuk Tetris, Pac-Man, dan Pokรฉmon Red/Green. Dragon Quest jadi RPG pertama dari Jepang yang masuk tahun ini.
2 Dragon Quest: Bapak JRPG yang Menginspirasi Generasi
Rilis pertama kali pada 1986 untuk NES oleh Enix (kini Square Enix), Dragon Quest merevolusi RPG Jepang dengan cerita epik, turn-based combat sederhana, dan dunia open-world awal. Seri ini terjual lebih dari 80 juta kopi global, termasuk versi lokal di Indonesia via emulator atau port PC. Di Tanah Air, Dragon Quest populer lewat anime adaptasinya di TV lokal era 90-an.
Induksi ini mengakui bagaimana DQ memengaruhi Final Fantasy dan Persona. Untuk gamer Indonesia, coba main ulang Dragon Quest XI di Steam โ grafis HD dan cerita mendalamnya masih fresh di 2026.
- โญ Inovasi Utama: Sistem party-based combat yang jadi standar JRPG modern, plus desain monster ikonik oleh Akira Toriyama (Dragon Ball).
- โญ Dampak di Indonesia: Banyak skin hero ML terinspirasi DQ, dan komunitas retro gaming di Indo sering turnamen DQ Builders.
3 GoldenEye 007 dan Super Mario Kart: Pionir FPS dan Racing
GoldenEye 007 (1997, N64) oleh Rare membawa FPS ke level baru dengan level desain realistis, multiplayer split-screen legendaris, dan lisensi James Bond. Terjual 8 juta kopi, game ini pionir aim assist dan bot AI. Di Indonesia, banyak yang nostalgia main di warnet N64 atau emulator. Remaster 2023 di Switch bikin mudah diakses lagi.
Sementara Super Mario Kart (1992, SNES) mendefinisikan genre kart racing dengan power-up gila seperti banana peel dan blue shell. Seri ini lahirkan esports battle royale awal, dan Mario Kart 8 Deluxe masih top seller di Nintendo eShop Indonesia.
Pro Tip!
Untuk nostalgia GoldenEye, main via Nintendo Switch Online + Expansion Pack. Atur sensitivity tinggi untuk headshot akurat seperti pro. Di Mario Kart, prioritaskan drift boost di track Rainbow Road untuk waktu lap tercepat!
4 The Legend of Zelda: Ocarina of Time โ Masterpiece 3D Adventure
Rilis 1998 untuk N64, Ocarina of Time sering disebut game terbaik sepanjang masa oleh IGN dan Metacritic (skor 99/100). Inovasi seperti lock-on targeting (Z-targeting), waktu dual (Child/Adult), dan ocarina musik membuatnya revolusioner. Di Indonesia, seri Zelda populer via port 3DS dan Switch, dengan komunitas speedrun aktif di Discord lokal.
Induksi 2026 ini hormati bagaimana game ini bangun open-world modern seperti Breath of the Wild. Tips untuk pemula: Kumpul heart container dulu di Great Fairy Fountain untuk boss fight mudah.
- 1 Kenapa Ikonik: Soundtrack orchestral-nya (seperti Gerudo Valley) masih dipakai remix di konser Nintendo World Tour.
- 2 Akses Mudah: Main versi N64 di Nintendo Switch Online atau 3DS Virtual Console untuk pengalaman autentik.
Penghargaan Video Game Hall of Fame 2026 untuk Dragon Quest, GoldenEye 007, Super Mario Kart, dan Ocarina of Time mengingatkan kita bahwa game bukan sekadar hiburan sesaat, tapi warisan budaya yang abadi. Bagi gamer Indonesia, ini dorongan untuk eksplor ulang klasik ini via platform modern seperti Steam, Switch, atau emulator legal. Di era mobile gaming, pelajaran dari inovasi mereka tetap relevan โ dari multiplayer lokal hingga narasi mendalam โ membentuk masa depan industri yang lebih inklusif dan kreatif.