Home Blog Gaming The Elder Scrolls: Legends Tut...
The Elder Scrolls: Legends Tutup Server Januari 2025: Akhir Perjalanan Game Kartu Epik Bethesda
Gaming

The Elder Scrolls: Legends Tutup Server Januari 2025: Akhir Perjalanan Game Kartu Epik Bethesda

A

Administrator

Author

30 Mar 2026
16 views
0 komentar
Share:

Dunia gaming kembali dikejutkan dengan kabar penutupan server sebuah game spin-off legendaris dari franchise The Elder Scrolls. Setelah delapan tahun menemani para penggemar dengan pertarungan kartu yang epik di alam Tamriel, The Elder Scrolls: Legends resmi akan tutup permanen pada 28 Januari 2025. Kabar ini datang secara diam-diam dari Bethesda, membuat banyak pemain nostalgia sekaligus kecewa. Bagi gamer Indonesia yang akrab dengan Skyrim atau Oblivion, game ini menawarkan pengalaman unik berbasis collectible card game (CCG) yang kaya akan lore series tersebut.

Sudah 15 tahun berlalu sejak Skyrim rilis pada 2011 sebagai entri utama terakhir The Elder Scrolls, tapi Bethesda tak tinggal diam dengan merilis berbagai spin-off. Legends adalah salah satunya yang bertahan lama, tapi kini saatnya berpisah. Mari kita ulas lebih dalam apa yang membuat game ini spesial dan apa langkah selanjutnya bagi para penggemar di Tanah Air.

1 Sejarah Singkat The Elder Scrolls: Legends

The Elder Scrolls: Legends pertama kali dirilis pada 2017 oleh Bethesda untuk platform mobile (iOS dan Android) serta PC via Steam dan aplikasi desktop. Game ini mengadopsi format CCG mirip Hearthstone dari Blizzard, tapi dengan universe Tamriel yang ikonik. Pemain mengumpulkan kartu hero, makhluk, dan spell dari berbagai faksi seperti Empire, Dark Brotherhood, hingga Daedra, untuk bertarung secara strategis. Selama delapan tahun, Legends merilis berbagai ekspansi seperti Heroes of Skyrim, Tomes of Cyrodiil, dan Alliance War, yang menjaga komunitas tetap hidup.

Di Indonesia, Legends sempat populer di kalangan gamer mobile yang suka game gratis dengan in-app purchase untuk pack kartu. Meski tak sebesar Mobile Legends, komunitas kecil tapi loyalnya sering berbagi deck building di forum seperti Reddit atau grup Facebook lokal. Sayangnya, popularitas yang menurun pasca-pandemi dan fokus Bethesda pada proyek besar seperti Elder Scrolls VI membuat Legends kalah saing.

ā„¹ļø

Perlu Diketahui

Server Legends akan tutup pada 28 Januari 2025 pukul 10:00 PT (waktu Amerika). Setelah itu, mode single-player dan koleksi kartu tetap bisa dimainkan offline, tapi fitur online seperti ranked match hilang permanen.

2 Alasan Penutupan dan Dampak bagi Pemain

Bethesda mengonfirmasi penutupan melalui patch note terbaru, menyatakan bahwa mereka akan hentikan dukungan untuk Legends demi alokasi sumber daya ke proyek lain. Ini tren umum di industri gaming, di mana live service game kecil sering ditutup jika tak lagi menguntungkan. Legends pernah punya jutaan unduhan, tapi kompetisi ketat dari Marvel Snap, Yu-Gi-Oh Master Duel, dan Hearthstone membuatnya kesulitan bertahan.

Bagi pemain Indonesia, dampaknya terasa di hilangnya komunitas online. Banyak yang sudah investasi gems dan gold untuk koleksi langka. Bethesda berjanji beri bonus in-game seperti double rewards hingga akhir, tapi aset digital ini tak bisa ditransfer ke game lain.

  • 1 Bonus Akhir: Mulai sekarang hingga shutdown, pemain dapat double rewards di daily quests dan events, ideal untuk lengkapi meta deck seperti Prophecy atau Midrange Mage.
  • 2 Mode Offline: Koleksi kartu tetap bisa dilihat dan mode AI story playable, tapi tanpa PvP, pengalaman kurang lengkap.
  • 3 Refund Policy: Bethesda tak janjikan refund massal, tapi hubungi support jika ada pembelian baru-baru ini.

3 Masa Depan Elder Scrolls dan Alternatif untuk Gamer Indonesia

Meski Legends tutup, franchise The Elder Scrolls tetap hidup. Baru-baru ini, ada The Elder Scrolls: Castles (mobile base-building) dan Blades (action RPG mobile). Entri utama keenam masih dalam pengembangan, mungkin rilis 2026 atau lebih lambat. Bethesda juga eksplor VR dan cloud gaming untuk ekspansi universe.

Untuk penggemar CCG di Indonesia, ada banyak alternatif lokal-friendly seperti Hearthstone (gratis, event rutin), Legends of Runeterra (strategi dalam dari Riot), atau Shadowverse (anime-style dengan meta cepat berubah). Ini semua tersedia di Android/iOS dengan server Asia Tenggara rendah latency.

šŸ’”

Pro Tip!

Sebelum Legends tutup, grind events terakhir untuk legendary cards. Export deck list ke gambar atau note untuk inspirasi di game lain. Coba transisi ke Marvel Snap – mirip cepat dan punya event Marvel yang seru untuk pemula Indonesia.

  • ⭐ Alternatif 1 - Hearthstone: Koleksi 2.000+ kartu, turnamen besar, dan gratis sepenuhnya untuk starter deck. Cocok jika suka meta kompetitif.
  • ⭐ Alternatif 2 - Yu-Gi-Oh Master Duel: Nostalgia duel klasik dengan animasi 3D mantap, gratis, dan komunitas Indonesia kuat di Discord.
  • ⭐ Alternatif 3 - Magic: The Gathering Arena: CCG paling dalam dengan format standar/ historic, ideal untuk veteran Legends yang suka strategi kompleks.

4 Kenangan dan Pelajaran dari Legends

Legends bukan hanya game, tapi jembatan bagi fans TES ke dunia CCG yang mendalam. Ia perkenalkan elemen unik seperti lane-based combat (dua jalur serangan) dan prophecy cards yang trigger efek chain. Bagi gamer Indonesia, ini pelajaran bahwa live service game bisa berakhir tiba-tiba, jadi nikmati saat masih ada dan diversifikasi koleksi.

Komunitas lokal bisa simpan memori via screenshot deck favorit atau replay PvP epik. Bethesda mungkin rilis kompilasi offline pack di masa depan, tapi untuk sekarang, fokus pada farewell events.

Penutupan The Elder Scrolls: Legends menandai akhir era, tapi semangat Tamriel tetap abadi. Dengan spin-off baru dan TES VI di horison, penggemar di Indonesia punya banyak alasan untuk tetap setia. Manfaatkan waktu tersisa, eksplor alternatif, dan siapkan diri untuk petualangan berikutnya di dunia open-world Bethesda yang tak pernah mengecewakan.

A

Administrator

Content Writer

Penulis artikel seputar gaming dan top up. Senang berbagi tips dan trik gaming!

Komentar (0)

Login untuk Berkomentar

Silakan login terlebih dahulu untuk dapat meninggalkan komentar.

Login Sekarang

Belum punya akun? Daftar di sini

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Gundam Epyon ala Apex Legends Alter: Skema Warna Custom yang Bikin Koleksi Gunpla Makin Epik

Gundam Epyon ala Apex Legends Alter: Skema Warna Custom yang Bikin Koleksi Gunpla Makin Epik

31 Mar 2026 Baca →
Apple Genap 50 Tahun: 5 Cerita Ikonik dari Sejarah Raksasa Teknologi yang Mengubah Gaming Mobile

Apple Genap 50 Tahun: 5 Cerita Ikonik dari Sejarah Raksasa Teknologi yang Mengubah Gaming Mobile

31 Mar 2026 Baca →
Nintendo Switch 2 Dapat Game Pokemon Baru di 2026: Gen 10 Masih Harus Menunggu Sampai 2027

Nintendo Switch 2 Dapat Game Pokemon Baru di 2026: Gen 10 Masih Harus Menunggu Sampai 2027

30 Mar 2026 Baca →